Sabtu, 28 Februari 2009

BAB I
PENDAHULUAN
A. RASIONAL
Kompetensi profesional pengawas sekolah sangat diperlukan agar pengawas sekolah dapat melaksanakan tugas pokok, fungsi, dan tanggung jawabnya dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan serta mutu proses dan hasil belajar siswa di sekolah binaannya. Dengan menganalisis konsep dasar, tugas pokok, fungsi, dan tanggung jawab pengawas sekolah yang mencakup pengawasan akademik dan pengawasan manajerial, maka dapat diidentifikasi kemampuan yang harus dikuasai dan dimiliki oleh pengawas sekolah lebih profesional, maka kualifikasi yang dituntut dari pengawas sekolah harus lebih ditingkatkan.
Kenyataan refleksi dan pengalaman di lapangan masih dirasakan kurang optimalnya fungsi pembinaan dan penilaian terhadap sekolah salah satu faktor penyebabnya adalah tidak adanya dana operasional kepengawasan. Dalam era otonomi daerah yang pada ujungnya adalah pemberdayaan kemandirian sekolah dengan school based managementnya, dimana Depdiknas mencarikan alternatif model peningkatan kinerja pengawas sekolah dengan memberikan bantuan dana kepengawasan yang berupa block grant penjaminan mutu sekolah oleh pengawas sekolah. Hal ini dilakukan dengan harapan program penjaminan mutu pendidikan di sekolah yang akan dilaksanakan oleh pengawas sekolah dapat direalisasikan.
B. Tujuan
Pemberian bantuan dana langsung (block grant) penjaminan mutu sekolah oleh pengawas sekolah bertujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan program-program penjaminan mutu pendidikan di sekolah yang akan dilaksanakan oleh pengawas dalam bentuk pembinaan, supervisi dan monitoring, serta pemantauan pelaksanaan kegiatan pembelajaran kepada guru, dan tenaga lainnya, serta MGMP/MGBK yang menerima block grant revitalisasi MGMP/MGBK.
C. Sasaran
Pengawas sekolah di lingkungan Dinas P dan K Kabupaten Lamongan, dengan sasaran binaan 3 MGMP dan sejumlah 18 sekolah binaan, yaitu:
1 SMP Negeri 1 Mantup
2 SMP Negeri 2 Mantup
3 SMP Negeri 1 Sugio
4 SMP Negeri 2 Sugio
5 SMP Negeri 3 Sugio
6 SMP Negeri 1 Bluluk
7 SMP Negeri 3 Lamongan
8 SMP Sunan Drajad Sugio
9 SMP Muhammadiyah 9 Sugio
10 SMA Negeri 3 Lamongan
11 SMA Negeri 1 Bluluk
12 SMA Negeri 1 Mantup
13 SMA PGRI 1 Lamongan
14 SMA Wali Songo Sukobendu - Mantup
15 SMA PGRI Mantup
16 SMA Darul Ulum Sugio
17 SMA Muhammadiyah 10 Sugio
18 SMA Sunan Drajad Sugio


D. Hasil yang Diharapkan
Dengan kegiatan ini diharapkan dapat diperoleh hasil : Terealisasinya penjaminan mutu sekolah sesuai dengan program yang telah direncanakan oleh pengawas sekolah.


BAB II
PELAKSANAAN PROGRAM DAN KEGIATAN

A. Tempat, Waktu, dan Kegiatan Pelaksanaan Program

NO Jenis Kegiatan Tempat Waktu
1 Melakukan pembinaan kepada MGMP/MGBK MGMP di SMAN 3 Lamongan
MGMP di SMPN 3 Lamongan 12 Nop 2008

13 Nop 2008

2 Melakukan pembinaan kepada guru dan tenaga lainnya di sekolah SMPN 1 Mantup
SMPN 2 Mantup
SMPN 1 Bluluk
SMPN 1 Sugio
SMPN 2 Sugio 15 Nop 2008
16 Nop 2008
17 Nop 2008
18 Nop 2008
20 Nop 2008
3 Supervisi dan Monitoring program kerja sekolah dan program kerja MGMP/MGBK
MGMP di SMAN 3 Lamongan
MGMP di SMPN 3 Lamongan
SMPN 1 Mantup
SMPN 2 Mantup
SMPN 1 Sugio 21 Nop 2008

22 Nop 2008

24 Nop 2008
24 Nop 2008
25 Nop 2008
4 Supervisi dan monitoring pelaksanaan pembelajaran di sekolah SMA W Songo Mantup
SMA PGRI Lamongan
SMAN 1 Mantup
SMPN 1 Mantup
SMPN 2 Mantup
SMA PGRI Mantup
SMA D. Ulum Sugio
SMPN 1 Sugio
SMPN 2 Sugio
SMPN 3 Sugio
SMP S. Drajad Sugio
SMA S. Drajad Sugio
SMP Muh. 9 Sugio
SMA Muh. 10 Sugio
SMPN 1 Bluluk
SMAN 1 Bluluk
SMPN 3 Lamongan
SMAN 3 Lamongan 27 Nop 2008
28 Nop 2008
29 Nop 2008
29 Nop 2008
01 Des 2008
01 Des 2008
02 Des 2008
02 Des 2008
03 Des 2008
03 Des 2008
04 Des 2008
04 Des 2008
05 Des 2008
05 Des 2008
06 Des 2008
06 Des 2008
09 Des 2008
09 Des 2008
5 Supervisi dan monitoring pengadaan dan pemanfaatan sumber belajar SMPN 1 Sugio
SMPN 2 Sugio
SMPN 1 Mantup
SMPN 2 Mantup
SMPN 3 Sugio 10 Des 2008
10 Des 2008
11 Des 2008
11 Des 2008
12 Des 2008
6 Supervisi dan monitoring penilaian hasil belajar/bimbingan siswa dan kemampuan guru SMA D. Ulum Sugio
SMA S Drajad Sugio
SMA Muh. 10 Sugio
SMA PGRI Mantup
SMA W Songo Mantup 12 Des 2008
13 Des 2008
13 Des 2008
15 Des 2008
15 Des 2008
7 Pengumpulan dan pengolahan data sumber daya pendidikan, proses belajar mengajar/bimbingan, dan lingkungan sekolah SMPN 1 Bluluk
SMAN 1 Bluluk
SMAN 1 Mantup
SMA PGRI Mantup
SMA Muh. 9 Sugio 16 Des 2008
16 Des 2008
17 Des 2008
17 Des 2008
18 Des 2008
8 Supervisi dan monitoring kegiatan ekstra kurikuler SMP S.Drajad Sugio
SMPN 1 Sugio
SMPN 2 Sugio
SMPN 3 Sugio
SMA D. Ulum Sugio 18 Des 2008
19 Des 2008
19 Des 2008
20 Des 2008
20 Des 2008
9 Melakukan pembinaan selain PBM di sekolah SMAN 3 Lamongan
SMA PGRI Lamongan
SMPN 1 Mantup
SMPN 2 Mantup
SMAN 1 Mantup 22 Des 2008
22 Des 2008
23 Des 2008
23 Des 2008
24 Des 2008
10 Melakukan pemantauan dan bimbingan persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan ulangan harian (Ulangan Blok), dan ulangan tengah semester SMA PGRI Mantup
SMA W.Songo Mantup
SMAN 1 Bluluk
SMPN 1 Bluluk
SMPN 3 Sugio 24 Des 2008
26 Des 2008
26 Des 2008
27 Des 2008
27 Des 2008


B. Perkembangan Pelaksanaan Program dan Kegiatan
Sesuai dengan program yang telah direncanakan dalam proposal, maka pengawas sekolah melaksanakan kegiatan pembinaan supervisi dan monitoring, serta pemantauan pelaksanaan kegiatan pembelajaran kepada guru, dan tenaga lainnya, serta MGMP/MGBK yang menerima block grant revitalisasi MGMP/MGBK. Dalam pelaksanaannya dijumpai perkembangan sebagai berikut:
1. Berdasarkan pertimbangan letak geografis sekolah yang menyebar di berbagai lokasi, maka pengawas sekolah tidak dapat melaksanakan program sesuai urutan sekolah sebagaimana proposal. Jadi pelaksanaan didasarkan pada rute letak geografis sekolah yang berdekatan.
2. Kegiatan dapat dilaksanakan kepada semua sekolah sasaran (18 sekolah) dengan materi pembinaan, supervisi, dan monitoring disesuaikan dengan kondisi yang mendesak di sekolah sasaran.
3. Fakta di lapangan, bahwa 10 program kegiatan sebagaimana yang tersebut di atas sangat diperlukan oleh semua sekolah sasaran. Namun karena keterbatasan dana, maka sesuai dengan program, pengawas sekolah hanya melaksanakannya kepada sekolah yang sangat mendesak untuk diterapkan pembinaan, monitoring, dan supervisi materi tertentu saja.
4. Tanggapan dari semua sekolah dan MGMP/MGBK sasaran setelah mendapatkan pembinaan, supervisi, dan monitoring dari pengawas sekolah sangat positif, dan mengaharapkan kegiatan tersebut dilanjutkan dan diintensifkan.
C. Hasil yang Dicapai
Setelah dilaksanakan program kegiatan sesuai dengan rencana, maka hasil-hasil yang dicapai adalah sebagai berikut:
1. MGMP/MGBK mampu menyusun, melaksanakan, dan mengevaluasi program kegiatan
2. Guru dan tenaga lainnya mampu menyusun, melaksanakan, dan mengevaluasi program sesuai bidang tugas masing-masing
3. Terwujudnya program kerja sekolah dan program kerja MGMP/ MGBK yang benar.
4. Terwujudnya pembelajaran di sekolah yang sesuai dengan kurikulum yang berlaku
5. Guru mampu menyiapkan dan memanfaatkan sumber belajar
6. Guru mampu menyusun kisi-kisi soal, menyusun instrumen berbagai jenis penilaian, dan melaksanakan berbagai penilaian
7. Terwujudnya hasil analisis data tentang sumber daya pendidikan, PBM/bimbingan, dan lingkungan sekolah
8. Terselenggaranya kegiatan ekstra kurikuler yang mampu menampung berbagai jenis minat dan bakat siswa di sekolah
9. Terwujudnya manajemen sekolah yang mendasarkan pada MBS (Manajemen Berbasis Sekolah)
10. Semua guru telah melaksanakan ulangan harian (ulangan blok), dan ulangan tengah semester, beserta analisisnya

D. Pemanfaatan Dana
Dalam melaksanakan kegiatan membina, menilai, dan monitoring kegiatan MGMP/MGBK dan sekolah binaan, pengawas sekolah mendapatkan bantuan subsidi dari Departemen Pendidikan Nasional melalui Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Timur, yang digunakan untuk pembiayaan transport kegiatan berupa Block Grant, sebesar Rp. 1.200.000,- (Satu Juta Dua Ratus Ribu Rupiah)
Sedangkan rincian pemanfaatan dana block grant tersebut adalah:

NO JENIS KEGIATAN Besaran Satuan Sasaran Harga Satuan (Rp) Jumlah Kebutuhan (Rp)
1 Melakukan pembinaan kepada MGMP/MGBK dan Kelembagaan 2 sekolah 20.000 40.000
2 Melakukan pembinaan kepada guru dan tenaga lainnya di sekolah 5 sekolah 20.000 100.000
3 Supervisi dan Monitoring program kerja sekolah dan program kerja MGMP/MGBK 5 sekolah 20.000 100.000
4 Supervisi dan monitoring pelaksanaan pembelajaran di sekolah 18 sekolah 20.000 360.000
5 Supervisi dan monitoring pengadaan dan pemanfaatan sumber belajar 5 sekolah 20.000 100.000
6 Supervisi dan monitoring penilaian hasil belajar/bimbingan siswa dan kemampuan guru 5 sekolah 20.000 100.000
7 Pengumpulan dan pengolahan data sumber daya pendidikan, proses belajar mengajar/bimbingan, dan lingkungan sekolah 5 sekolah 20.000 100.000
8 Supervisi dan monitoring kegiatan ekstra kurikuler 5 sekolah 20.000 100.000
9 Melakukan pembinaan selain PBM di sekolah 5 sekolah 20.000 100.000
10 Melakukan pemantauan dan bimbingan persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan ulangan harian (Ulangan Blok), dan ulangan tengah semester 5 sekolah 20.000 100.000
JUMLAH 1.200.000




E. Masalah dan Pemecahannya
1. Masalah
Setelah dilaksanakan kegiatan membina, menilai, dan monitoring kegiatan MGMP/MGBK dan sekolah binaan, ada beberapa masalah yang timbul, yaitu:
a. Masing-masing sekolah sasaran (sekolah binaan) mengharapkan adanya pembinaan, penilaian, dan monitoring dari pengawas sekolah terhadap 10 program kegiatan (jadi tidak hanya berdasarkan skala prioritas yang ditetapkan oleh pengawas sekolah), padahal waktu dan dana sangat terbatas.
b. Sangat minimnya fasilitas yang ada di sekretariat pengawas sekolah, dan sekolah binaan, khususnya untuk kepentingan presentasi pembinaan seperti laptop dan LCD.
c. Pengawas sekolah kesulitan untuk memonitor tindak lanjut dari hasil pembinaan yang telah dilaksanakan. Hal ini mengingat tidak adanya transport perjalanan dinas pengawas sekolah selain subsidi block grant dari LPMP Jawa Timur.
2. Pemecahan Masalah
Untuk memecahkan masalah yang timbul sebagaimana diuraikan di atas, maka pengawas sekolah melakukan atau menyikapi dengan beberapa hal, yaitu:
a. Sekolah sasaran yang telah mendapatkan pembinaan, penilaian, dan monitoring materi tertentu, diminta untuk mengimbaskan kepada sekolah terdekat yang belum mendapatkan materi yang sama.
b. Bagi sekolah sasaran yang belum memiliki fasilitas laptop dan LCD, pengawas sekolah melakukan presntasi dengan menggunakan media minimal yaitu OHP dan transparan, yang tentunya dengan resiko tidak dapat menyampaikan secara optimal.
c. Karena tidak adanya transport perjalanan dinas pengawas sekolah, maka untuk memonitor tindak lanjut hasil pembinaan, penilaian, dan monitoring , pengawas sekolah melakukannya bersamaan dengan kegiatan rutin kepengawasan, dengan resiko tidak dapat maksimal baik dari segi kualitas pembinaan maupun kuantitas sekolah sasaran.
BAB III
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
A. Kesimpulan
Dengan selesainya pelaksanaan layanan penjaminan mutu sekolah yang didukung dana subsidi block grant, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan, yaitu:
1. Bahwa bantuan dana block grant dari Depdiknas melalui LPMP Jawa Timur, sangat membantu dan menunjang mewujudkan pengawas sekolah dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalnya sehingga dapat lebih mengoptimalkan pelaksanaan tugas pokok, fungsi, dan tanggung jawabnya pengawas sekolah dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan serta mutu proses dan hasil belajar siswa di sekolah binaannya.
2. Sekolah-sekolah sasaran sangat antusias dan mengharapkan adanya pembinaan yang menyeluruh dan berkesinambungan dari pengawas sekolah secara berkala
3. Karena keterbatasan waktu dan dana, serta tidak adanya dana transport perjalanan dinas kepengawasan selain block grant, maka kegiatan pembinaan, penilaian, dan monitoring dilaksanakan berdasarkan skala prioritas yang mendesak di sekolah sasaran, serta sekolah tersebut mengimbaskan ke sekolah lain.
B. Rekomendasi
Dengan selesainya kegiatan ini, pengawas sekolah memberikan bebarapa rekomendasi sebagai berikut:
1. Agar pengawas sekolah lebih kompeten dan profesional dalam melaksanakan tugas pokok, fungsi, dan tanggung jawabnya dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan serta mutu proses dan hasil belajar siswa di sekolah binaannya, maka program subsidi block grant pengawas sekolah, perlu diteruskan, bahkan jika memungkinkan dilaksanakan setiap semester dengan ditingkatkan jumlah besaran satuannya.
2. Perlu adanya koordinasi dan sinkronisasi program antara pengawas sekolah, Dinas Pendidikan Kabupaten, Dinas Pendidikan Propinsi, dan LPMP Jawa Timur, agar program dan pelaksanaannya lebih fokus, terpadu, dan berkesinambungan.
3. Untuk memudahkan presentasi dalam pembinaan ke sekolah-sekolah sasaran, Depdiknas melalui LPMP Jawa Timur diharapkan memberikan bantuan kelengkapan presntasi yang memadai seperti Laptop, LCD, dan perangkat lainnya kepada pengawas sekolah dan sekolah-sekolah sasaran.
4. Perlunya pengawas sekolah terus melakukan pengembangan diri, yang tidak hanya pada masalah melakukan pembinaan dan penilaian rutin saja, namun juga mampu sebagai pengembang materi dan sebagai peneliti tentang faktor kendala dan pendukung pendidikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar